Siraman Hati  08  Juli 2018

Berkat dibalik  Penolakan (Markus 6 : 1 -6)

"

Oleh Romo Felix Supranto, SS.CC

Dengarkanlah renungan yang saya sampaikan melalui Voice Record kepada saudara-saudari dengan tema  : Berkat dibalik  Penolakan

Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya." (Markus 6 : 4).

Kita pun perlu belajar sabar seperti Yesus tentang penolakan.  Berbagai penolakan pernah kita alami dan akan terus terjadi. Jagalah agar berbagai penolakan  jangan sampai membuat kita patah semangat dan hancur berantakan dalam kegagalan. Justru penolakan-penolakan itu seharusnya mampu menjadi stimulus atau penyemangat, juga pembelajaran bagi kita agar kita bisa tumbuh lebih kuat dalam berjuang mencapai tujuan ditentukan Allah. 


Tetaplah bersukacita dalam keadaan ditolak,  sebab sukacita sejati bukan berasal dari manusia atau keadaan di dunia, melainkan berasal dari Tuhan."Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya." (Mazmur 33:21).  Yakinlah diri anda bahwa tidak selamanya anda akan mengalami hal itu.  Fokuslah kepada rencana Tuhan bagi hidup anda, dan pakailah pengalaman tertolak itu sebagai batu loncatan untuk sebuah kemenangan.

Kesimpulan : Sebuah penolakan tidak lebih dari sebuah langkah  yang diperlukan untuk melompat lebih tinggi dalam hal rohani dan kemajuan dalam segala hal. 


 Selamat mendengarkan renungan lengkapnya  dalam Youtube di bawah ini dan semoga menjadi berkat. Mohon maaf di Voice Record salah tanggal yaitu 18 Juli, yang benar tanggal 08 Juli


Tuhan Memberkati

Comments

  1. Selamat pagi Romo Felix , trimakasih utk renungan pagi ini , Gbu

    ReplyDelete
  2. Slama pagi romo
    trimakasi untuk renungan yg sangat menyejukan hati...

    ReplyDelete
  3. sukacita sejati bukan dari keadaan dunia tetapi dari Tuhan... terima kasih Romo renungan indah. Tuhan Yesus memberkati Romo selalu

    ReplyDelete
  4. Amin 🙏
    TUHAN sll memberkati Karya & Pelayanan Rm Felix dmnpun berada 🙏😇

    ReplyDelete
  5. Terima kasih Romo renungannya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog